Mengaji Fiqih

Belajar ngaji fiqih islami mudah dan praktis bersama kang nur muhamad

Showing posts with label PUASA. Show all posts
Showing posts with label PUASA. Show all posts

Tuesday, 26 May 2015

Bolehkah Puasa Sikat Gigi?

Puasa Sikat Gigi,,Mungkin bagi kita yang melakukan puasa merasa takut bila sedang melakukan puasa kok sikat Gigi,jangan-jangan batal puasanya,,sebenarnya bagaimana yang benar menurut hukum fiqih ?apakah membatalkan puasa ataukah tidak kah?,mari kita bahas bersama-sama?

Menurut keterangan yang ada kitab -kitab fiqih dan qoul Para ulama dan kiayi bahwasanya sikap gigi saat puasa diperbolehkan diwaktu pagi hari,,akan tetapi kalau sudah sore hari hukumnya dimakruhkan,tidak batal asal air tidak ditelan,,he, dan sebaiknya jangan memakai odol/pastagigi,,entar ditelan dan melekat manisnya dilidah dan mulut, he,,

Untuk lebih hati hati sebaiknya tidak melakukan sikat gigi agar aman,tapi bau mulutnya kang nur?..ada keterangan dalam hadis bahwasanya bau tidak enak dari mulut orang yang puasa itu kelak diakhirat menjadi bau minyak misik yang semerbak mewangi,jadi ndak usah minder,hee..waulohualam,

Demikianlah Artikel ringkas tentang pertanyaan bolehkah sikat gigi saat puasa?„semoga ada manfaatnya dan mohon maaf atas salahnya,dan terimakasih atas kunjunganya.wasalam.

Bolehkah Puasa mencicipi Makanan?

Bagi para ibu-ibu rumah tangga mungkin banyak yang saat puasa takut meniliki/mencicipi makanan saat memasak pada saat puasa,,Sebenarnya bagaimana hukum mencicipi makanan saat kita puasa,? Mari kita jawab,

Sebenarnya menurut dalam kitan fiqih ,qoul ulama dan kiayi,bahwasanya diperbolehkan mencicipi makanan saat ibu memasak dan ingin tau rasa masakanya,,akan tetapi caranya adalah dengan mencelupkan jari tangan kemasakan kemudian diletakkan kelidah kemudian kalau sudah terasa diludahkan/dikeluarkan lagi,tidak boleh ditelan ,,@waullohualam.

Demikianlah Artikel tentang <b>Bolehkah saat puasa mencicipi makanan?</b> ,,Semoga ada manfaatnya dan terimakasih atas kunjugan Anda kesitus kami <a href="http://mengajifiqih.blogspot.com">Mengaji Fiqih</a>

Puasa Ramadhan & Siapa saja yang diwajibkan puasa Ramadhan

Alloh berfirman dalam Alquran yang Artinya;<i>wahai orang-orang beriman,telah diwajibkan atas kalian puasa seperti yang telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian,agar kamu bertaqwa</i>

<b>Hukum Puasa Ramadhan</b><br/>Dari keterangan diatas bahwasanya dijelaskan bahwasanya puasa Ramadhan hukunya wajib.bagi orang-orang yang  mukmin yang mukalaf mutiqun dan sedang tidak haid dan nifas bagi perempuan,

<b>Perkara yang membatalkam puasa</b><br/>Adapun perkara yang membatalkan puasa adalah sebagai berikut ini,(1).Muntah-muntah dengan disengaja,(2).Masuknya sesuatu kedalam perut dari salah satu jalan yang tembus keperut,(3).jimak(bersetub*h dengan istri/suami disiang hari,(4).mengeluarkan spirma dengan sengaja,(5).Haid,(5).Nifas,(6).Haid,(7).Murtad,keluar dari agama islam,

Nah itulah penjelasan Tentang Hukum puasa Ramadhan dan perkara yang membatalkan puasa ramadan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua,dan semoga kita menjumpai Ramadhan yang sudah dekat ini dengan gembira dan kuat melaksanakan puasanyA, Amin,

4 Orang yang diperbolehkan tidak puasa tetapi wajib mengqodoknya

<b>Siapa saja yang boleh tidak puasa Ramadhan?</b>„Mungkin pertanyaan ini harus kita jawab agar kita mengetahui siapa saja yang diperbolehkan tidak puasa saat bulan Ramadhan,

(1).<b>Orang yang sakit parah</b><br/> yang benar-benar tidak mampu mengerjakan puasa,dan telah ditanyakan Ahli kederan bahwa dia tidak boleh puasa,atau memang dia sudah merasakan sendiri saat dibuat puasa malah tambah parah,

(2).<b>Musafir</b><br/>Orang yang bepergian jauh yang sudah mencapai dua pos/marhalah,seperti jauhnya orang yang dibolehkan menjamak dan menqosor sholat,

(3).<b>Orang yang hamil</b><br/>Orang yang hamil yang mengkhawatirkan kesehatan dirinya juga bayi yang dikandungnya,

(4).<b>Orang yang sangat tua</b><br/>Orang yang sudah sangat tua renta yang sudah tidak mampu melakukan puasa,

<b>wajid menqodok</b><br/>Namun semuanya diwajibkan menqodok/menyaur/mengganti puasanya diwaktu lain setelah bulan puasa,,kecuali orang yang tua renta diganti dengan fidyah/tebusan beras 1 mut sekitar 7 on,,

<b>Wajib menqodok & fidyah</b><br/>Dan orang yang hamil dan kawatir dengan dengan dirinya juga bayinya selain juga menyaur/menqodok juga diwajibkan mengeluarkan fidyah.@waulohualam.

3 Hari yang diharamkan Puasa

Assalamualaikum sahabat semuanya,Semoga kita semua selalu dalam lindungan Alloh yang kuasa,,Aminn,,Pada kesempatan kali ini kang nur yang ganteng,,he, akan berbagi ilmu tentang 3 hari yang kita semua diharamkan untul berpuasa,yang pertama adalah,

<b>Hari Raya Idul fitri</b><br/>Hari raya idul fitri adalah adalah hari untuk bersenang-senang, oleh karena itu tepat pada hari 1 syawal kita diharamkan berpuasa,yang kedua adalah,

<b>Hari Raya Idul Adha</b><br/>Idul adha atau hari raya Qurban juga dihari itu juga dan 3 hari setelah hari pertama (hari tasrek)  juga harinya orang bersenang-senang maka dari itu Alloh mengharamkan puasa,kemudian yang ketiga adalah

<b>Hari sak/ragu</b><br/>Hari yang masih ragu masuknya sa'ban kebulan puasa Ramadhan,kecuali orang yang mempunyai kebiasaan puasa sunat sebelumnya,@waulohualam.